WINS Siapkan Buyback 155 Juta Saham, Mumpung Harga Lagi Murah dan Duit Banyak!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback senilai maksimal US$3,4 juta atau sekitar Rp15,5 miliar. Aksi ini akan...

WINS Siapkan Buyback 155 Juta Saham, Mumpung Harga Lagi Murah dan  Duit Banyak!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback senilai maksimal US$3,4 juta atau sekitar Rp15,5 miliar. Aksi ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 3 Juni 2025 mendatang.

Buyback ini mengacu pada POJK 29/2023 dan akan dilakukan lewat Bursa Efek Indonesia. Waktu pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung selama 12 bulan, terhitung mulai 4 Juni 2025 hingga 3 Juni 2026. Transaksi bisa dilakukan secara bertahap ataupun sekaligus, tergantung keputusan manajemen.

Direktur WINS, Nely Layanto menjelaskan rencana buyback ini muncul karena harga saham perseroan mengalami penurunan, padahal kinerja perusahaan sedang membaik. “Harga saham kami tidak mencerminkan fundamental yang sebenarnya. Perusahaan dalam kondisi net cash, dengan arus kas yang lebih dari cukup untuk mendukung pertumbuhan,” ujar Nely dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (25/4/2025).

Nely menambahkan, keputusan ini juga merespons kondisi pasar modal yang sedang bergejolak. OJK telah menetapkan pasar dalam kondisi berfluktuasi signifikan sejak 18 Maret 2025. IHSG pun tercatat anjlok -21,28% sejak September 2024.

Wintermar sendiri mencatatkan arus kas operasional sebesar US$ 30,86 juta per akhir 2024. Dana inilah yang akan digunakan untuk buyback. Jadi, aksi ini tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun arus kas perusahaan.

“Buyback ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengembalikan kelebihan arus kas bebas kepada pemegang saham,” jelas Nely. Selain itu, buyback diharapkan bisa meningkatkan Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE), dan efisiensi struktur permodalan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: