Bank JTrust Indonesia Salurkan Kredit Rp26,53 Triliun pada 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang 2024, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menyalurkan kredit sebesar Rp26,53 triliun. Angka ini naik 11,09% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp23,88 tril...

Bank JTrust Indonesia Salurkan Kredit Rp26,53 Triliun pada 2024
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang 2024, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menyalurkan kredit sebesar Rp26,53 triliun. Angka ini naik 11,09% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp23,88 triliun. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,43% (nett).

Menurut laporan keuangan Desember 2024 yang dipublikasikan, Senin (17/2/2024), BCIC mencatat laba bersih Rp2,83 miliar pada 2024, atau Rp0,16 per saham. Pendapatan bunga BCIC mencapai Rp3,02 triliun, naik 19,7% dari Rp2,52 triliun pada 2023. Namun, beban bunga melonjak hingga 29,2% jadi Rp2,22 triliun, dari Rp1,72 triliun. Akibatnya, pendapatan bunga bersih Perseroan lebih rendah 0,36% jadi Rp802,13 miliar pada 2024, dari Rp805,06 miliar tahun 2023.

Di sisi lain, pendapatan operasional lainnya BCIC meningkat 62% menjadi Rp414,57 miliar, dari Rp255,80 miliar pada 2023. Kenaikan ini ditopang oleh penerimaan dukungan operasional sebesar Rp300 miliar, peningkatan pendapatan provisi dan administrasi pinjaman menjadi Rp61,80 miliar, keuntungan kurs sebesar Rp31,9 miliar, serta keuntungan atas penjualan efek Rp7,03 miliar.

Pada 2024, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan tercatat sebesar 13,9% dan LCR di level 121,84%. Adapun dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BCIC mencapai Rp33,89 triliun pada 2024, naik 5,9% dibandingkan Rp32,05 triliun pada 2023.

Total aset BCIC per 31 Desember 2024 sebesar Rp40,25 triliun, naik 2,6% dari Rp39,23 triliun per Desember 2023. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas BCIC pada 2024, masing-masing sebesar Rp36,46  triliun dan Rp3,79 triliun.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2