ARCI Tak Lagi Cuma Tambang Emas, Kini Masuk ke Bisnis Listrik Panas Bumi!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), produsen emas nasional, kini melebarkan sayap ke sektor energi terbarukan. Lewat perusahaan patungan bernama PT Toka Tindung Geothermal (TTG),...

ARCI Tak Lagi Cuma Tambang Emas, Kini Masuk ke Bisnis Listrik Panas Bumi!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), produsen emas nasional, kini melebarkan sayap ke sektor energi terbarukan. Lewat perusahaan patungan bernama PT Toka Tindung Geothermal (TTG), ARCI resmi terjun ke bisnis pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Direktur Utama ARCI, Rudy Suhendra, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung keberlanjutan. “Ini menjadi langkah awal yang penting bagi diversifikasi energi bersih kami,” ujarnya dalam paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

PT TTG merupakan hasil kerja sama antara ARCI dan PT Ormat Geothermal Indonesia. Perusahaan ini resmi didirikan pada tahun 2024. Ormat sendiri dikenal sebagai penyedia energi terbarukan global yang telah membangun sekitar 190 pembangkit listrik dengan kapasitas terpasang mencapai 3.400 MW dari panas bumi dan Recovered Energy Generation (REG).

Per 13 Juni 2025, TTG telah mengantongi Izin Panas Bumi (IPB) untuk wilayah Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Lokasi proyek berada di Desa Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu. Target kapasitas pembangkit listrik panas bumi ini diproyeksikan mencapai 40 Mega Watt (MW).

Rudy menyebut pihaknya menargetkan eksplorasi panas bumi dapat berlangsung sukses hingga tahun 2026. “Karena saat ini semua data yang kami butuhkan untuk mencapai 40 MW sesuai dengan target. Yang sedang kami cari adalah tingkat kepanasannya,” ungkapnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: