Aturan Ekspor SDA Baru Disiapkan, GGRP Pastikan Bisnis Tetap Aman
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) memastikan rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) tidak akan memberikan dampak negatif...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) memastikan rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha maupun kinerja keuangan perseroan.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen GGRP dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Mei 2026 sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik dan investor.
Presiden Direktur GGRP, Siti Humayah, mengatakan perseroan mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki tata kelola ekspor komoditas strategis guna menjaga ketersediaan bahan baku di dalam negeri.
Menurut Siti, fokus awal kebijakan pemerintah saat ini menyasar tiga komoditas utama, yakni crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro-alloys.
โPerlu kami luruskan, kegiatan bisnis utama Perseroan adalah memproduksi produk baja jadi siap pakai, bukan mengekspor sumber daya alam mentah ataupun produk ferro-alloys secara langsung,โ ujar Siti.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...