Banting Setir Jadi Holding Investasi, INDO Akuisisi Pabrik Gula dan Bidik Perusahaan AI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) resmi mengubah fokus bisnis utamanya. Perusahaan kini bertransformasi dari sektor properti menjadi perusahaan investasi atau holding co...
Suntikan dana tersebut menjadikan INDO sebagai pengendali utama. Perseroan tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 71,68%.
Manajemen menilai bisnis gula memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Optimisme ini didorong oleh tren konsumsi masyarakat yang meningkat terhadap gula merah. Produk ini dianggap sebagai pemanis alami yang lebih sehat dibandingkan gula biasa.
Tak berhenti di industri pangan, INDO juga melirik sektor teknologi canggih. Perseroan tengah membidik perusahaan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Manajemen mengaku masih dalam tahap pembicaraan serius terkait rencana akuisisi tersebut.
โSebagai perusahaan investasi, kami akan fokus membangun portofolio yang solid dan berorientasi masa depan. Akuisisi perusahaan AI ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat transformasi kami,โ pungkas Leslie.
Strategi diversifikasi ini mulai memberikan dampak positif pada kinerja keuangan perusahaan. Per September 2025, laba bersih INDO tercatat naik 37% secara tahunan (year on year) menjadi Rp 24,76 miliar. Kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan sebesar 12% menjadi Rp 22,19 miliar.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...