Banyak IPO Diwaktu Bersamaan Bikin Likuiditas Seret, OJK Akhirnya Buka Suara!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Delapan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu hampir bersamaan pada pekan kedua Juli 2025. Momen ini jadi pekan tersibuk sepanjang tahun di pasar moda...

Banyak IPO Diwaktu Bersamaan Bikin Likuiditas Seret, OJK Akhirnya Buka Suara!
Bacakan Artikel

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menegaskan likuiditas memang merupakan aspek penting dalam perdagangan efek di pasar modal.

"Untuk memitigasi anjloknya likuiditas di secondary market, telah terdapat ketentuan POJK Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penyedia Likuiditas sebagai langkah preventif," ujar Inarno di Jakarta, dikutip Jumat (1/8/2025).

Menurutnya, dalam regulasi tersebut terdapat skema Liquidity Provider yang bisa diterapkan untuk meningkatkan likuiditas saham yang kurang aktif.

Liquidity Provider adalah pihak yang memberikan kuotasi jual dan beli pada suatu efek. Tujuannya agar perdagangan bisa terus berjalan dan harga saham tidak naik turun secara drastis.

Dengan skema ini, harga saham di pasar bisa lebih stabil. Ketidakseimbangan antara penawaran jual dan beli bisa dikurangi. Proses pembentukan harga pun akan lebih optimal.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: