BEI Masukkan Saham UDNG ke Papan Pemantauan Khusus, Ternyata Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) ke dalam Papan Pemantauan Khusus. Kebijakan otoritas bursa ini mulai berlaku efektif pada...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) ke dalam Papan Pemantauan Khusus. Kebijakan otoritas bursa ini mulai berlaku efektif pada 17 April 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam pengumuman No. Peng-PK-00036/BEI.PLP/04-2026. Berdasarkan data bursa, emiten yang tercatat di Papan Akselerasi ini masuk dalam radar pemantauan karena memenuhi kriteria nomor 10.
Kriteria tersebut merujuk pada penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan. Sebelum masuk daftar ini, saham UDNG memang tengah dibekukan oleh pihak bursa.
BEI melakukan suspensi saham UDNG mulai sesi I tanggal 7 April 2026. Langkah tegas ini dipicu oleh terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan.
Otoritas bursa memandang perlu melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Penghentian transaksi ini berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai sampai ada pengumuman lebih lanjut.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...