Bengkak 90,86%, VIVA Rugi Rp3,28 Triliun pada 2023, Ini Penyebabnya?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja keuangan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) masih belum pulih. Buktinya, hingga akhir tahun 2023, Perseroan masih merugi Rp3,28 triliun, membengkak 90,86% dari rugi Rp1,72...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja keuangan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) masih belum pulih. Buktinya, hingga akhir tahun 2023, Perseroan masih merugi Rp3,28 triliun, membengkak 90,86% dari rugi Rp1,72 triliun pada tahun 2022.
Kerugian tersebut, seperti tergambar dalam laporan keuangan per 31 Desember 2023 yang diumumkan, Jumat (29/11/2024) disebabkan antara lain oleh pendapatan bersih VIVA yang anjlok 29,5% menjadi Rp1,19 triliun pada 2023, dari Rp1,69 triliun pada tahun 2022.
Selain itu, membengkaknya kerugian VIVA juga diakibatkan oleh meningkatnya beban lain-lain sebesar 75,99% menjadi Rp3,07 triliun pada tahun 2023, dari Rp1,74 triliun periode sama 2022. Beban lain itu meliputi beban bunga dan beban keuangan sebesar Rp1,47 triliun, dan beban dan denda pajak Rp584,8 miliar.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%