BTN Bidik Laba Naik 22% di 2026, Siapkan Empat Aksi Korporasi Besar untuk Kejar Target
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mematok target besar pada tahun 2026. Bank spesialis perumahan ini ingin bertransformasi menjadi mitra utama dalam pember...
Guna memuluskan rencana besar tersebut, BTN menyiapkan empat aksi korporasi strategis sepanjang 2026. Pertama, penguatan permodalan melalui Tier 2 Capital senilai Rp2 triliun pada semester II 2026.
Kedua, penerbitan wholesale funding berupa obligasi atau bonds senilai Rp4 triliun. Aksi ini dijadwalkan terlaksana pada semester I hingga semester II 2026.
Ketiga, BTN berencana mendirikan anak usaha di bidang asuransi umum. Perseroan menyiapkan modal sebesar Rp250 miliar untuk rencana yang dieksekusi pada semester II 2026 ini.
Keempat, pendirian anak usaha perusahaan pembiayaan syariah. BTN mengalokasikan dana sekitar Rp3 triliun hingga Rp5 triliun untuk aksi korporasi di semester II 2026 tersebut.
“Kemudian ada beberapa aksi korporasi yang akan kami lakukan di tahun 2026 ini yaitu penerbitan Tier 2 Capital lagi 2T, nah ini kita harapkan juga dibeli Dana Antara. Kemudian ada bonds 4 triliun atau wholesale funding. Kemudian kita mengusulkan ada penambahan capital 1 di perusahaan asuransi dan pendirian anak usaha perusahaan pembiayaan syariah dan seterusnya. Ini, ini adalah seluruh inisiatif BTN di tahun 2026 ini,” pungkas Nixon.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%