BTN Perluas Penyaluran Kredit Perumahan di Yogyakarta, UMKM Jadi Fokus Utama
STOCKWATCH.ID (YOGYAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau memperluas penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Langkah ini mendukung Program T...
Qadari menambahkan, di Yogyakarta praktik ekosistem pembangunan perumahan langsung ditunjukkan Menteri Ara. “Ekosistem itu didalamnya ada pengembang, ada perbankan, ada developer, ada toko bangunan, ada masyarakat yang akan membeli rumah. Itu satu. Yang kedua, sekaligus pada hari ini Pak Ara buka praktek. Klinik, klinik apa? Klinik perumahan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah memastikan komunikasi langsung antara perbankan dan calon konsumen. “Besok hari Senin ketemu jam delapan dan saling bertukar alamat. Program berpihak kepada rakyat dan cepat tuntas. 90% permasalahan diselesaikan dengan klinik perumahan,” kata Qadari.
Acara Sosialisasi & Akad KPP di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menampilkan penawaran produk KPP BTN kepada developer, kontraktor, toko bangunan, dan UMKM. Booth layanan BTN untuk funding, transaksi, dan mitra strategis toko bangunan juga tersedia.
“Yogyakarta menjadi langkah awal BTN untuk ekspansi KPP ke daerah potensial lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Ketiga daerah ini menunjukkan tren positif permintaan hunian dan kegiatan UMKM di sektor konstruksi dan bahan bangunan,” pungkas Hermita.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...