BTN Proyeksikan Pertumbuhan Penjualan Rumah Capai 12%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) (BBTN) atau BTN memproyeksikan pertumbuhan penjualan rumah tahun ini di angka sekitar 11-12%. Hal ini terutama didorong adanya stimulus...

BTN Proyeksikan Pertumbuhan Penjualan Rumah Capai 12%
Bacakan Artikel

Pelemahan ekonomi global yang potensi tumbuhnya hanya 2,8% sehingga munculnya fenomena gradual disinflation atau inflasi yang turun secara lambat.

Hingga Desember 2023, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya menjadi 5,50% atau mencapai 525 bps sejak Februari 2022. Kenaikan Fed Funds Rate yang agresif ini diperkirakan akan tetap tinggi dengan siklus yang lebih panjang mendorong tetap kuatnya mata uang dolar AS sehingga memberikan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara.

Disisi moneter, Bank Indonesia juga terus memperkuat bauran kebijakan BI-7 Day Reverse Repo Rate untuk mengelola volatilitas nilai tukar rupiah, dan pendalaman pasar keuangan, untuk mengarahkan ekspektasi inflasi dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

Pentas Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan segera telaksana, yang berdampak pada perilaku investor yang lebih “wait and see” dalam melakukan ekspansi usaha.

Perkembangan digitalisasi dan artificial intelligent yang semakin cepat dalam mendominasi kehidupan perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: