Bursa Eropa Rontok Usai Trump Ngamuk Lagi! Saham Otomotif Langsung Ambles 3%!
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (23/5/2025) waktu setempat. Tekanan datang setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal renca...
Indeks FTSE 100 di Inggris hanya turun 0,2%. Di Jerman, indeks DAX merosot 1,54% atau 369,59 poin menjadi 23.629,58. Sedangkan indeks CAC 40 di Prancis terkoreksi lebih dalam, turun 1,65% atau 130,04 poin ke posisi 7.734,4.
Indeks lainnya juga ikut melemah. AEX di Belanda turun 1,03% menjadi 917,39. BEL 20 di Belgia turun 1,07% ke level 4.439,13. Sementara OMXS30 di Swedia turun 0,88% dan HEX di Finlandia melemah 0,99%.
Penurunan ini menjadi respons awal pasar terhadap ancaman tarif dari Trump yang akan berlaku mulai 1 Juni 2025. Namun, sentimen di Eropa terbilang cukup stabil dibanding reaksi di Wall Street.
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa tidak menunjukkan kemajuan. Ia lalu mengusulkan tarif langsung sebesar 50% terhadap produk-produk dari Eropa.
Walaupun pernyataan ini mengejutkan, investor di Eropa tampaknya menilai belum ada kebijakan resmi yang diumumkan secara konkret.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...