Bursa Saham Asia Bergerak Campuran, Investor Cermati Data Ekonomi dan Hubungan AS-China
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat sore (23/5/2025) waktu setempat. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh reaksi investor terhadap berbagai data e...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat sore (23/5/2025) waktu setempat. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh reaksi investor terhadap berbagai data ekonomi dari sejumlah negara di kawasan. Para pelaku pasar tampak mencermati kondisi terkini sebelum mengambil keputusan.
Mengutip CNBC International, di Jepang, pasar saham bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 naik 0,47% dan ditutup di level 37.160,47. Indeks Topix juga ikut menguat. Kenaikannya tercatat sebesar 0,68% ke posisi 2.735,52. Penguatan ini terjadi usai pemerintah Jepang merilis data inflasi. Pada April, inflasi inti tercatat 3,5%. Kenaikan harga beras jadi penyumbang utama lonjakan inflasi tersebut. Data ini ikut mendorong sentimen positif di pasar.
Dari Korea Selatan, indeks Kospi bergerak datar dan berakhir di 2.592,09. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,24% dan ditutup di level 715,98.
Australia juga mencatat penguatan. Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,15% ke level 8.360,9. Di sisi lain, pasar saham di China dan Hong Kong cenderung stagnan. Indeks Hang Seng hanya naik 0,24% menjadi 23.601,26, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 0,94% ke posisi 3.348,37.
Investor juga memperhatikan perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan China. Menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China, Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu dan Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau sepakat untuk menjaga komunikasi antara kedua negara.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...