Bursa Saham Asia Bergerak Campuran, Investor Cermati Data Ekonomi dan Hubungan AS-China
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat sore (23/5/2025) waktu setempat. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh reaksi investor terhadap berbagai data e...
Bacakan Artikel
โAmerika Serikat dan China sepakat untuk mempertahankan komunikasi,โ demikian bunyi pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri China pada Jumat.
Dari sisi data lainnya, pelaku pasar mencermati angka inflasi inti di Singapura yang naik 0,7% secara tahunan pada April. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi analis Reuters sebesar 0,5%.
Investor juga menganalisis data indeks harga produsen (PPI) Korea Selatan untuk bulan April serta penjualan ritel kuartal I 2024 dari Selandia Baru.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%