Bursa Saham Asia Menguat, China Siapkan Stimulus Baru
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu sore (7/5/2025) waktu setempat. Penguatan ini terjadi setelah China mengumumkan rencana besar unt...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu sore (7/5/2025) waktu setempat. Penguatan ini terjadi setelah China mengumumkan rencana besar untuk memangkas suku bunga demi mendorong pertumbuhan ekonomi.
Mengutip CNBC International, bank sentral China bersama regulator keuangan menyatakan akan memangkas suku bunga acuan dan memperlonggar sejumlah kebijakan kredit. Langkah ini diambil untuk melawan kekhawatiran pasar atas ketegangan perdagangan global.
Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,5%, sedangkan indeks CSI 300 di China daratan menguat 0,61% ke level 3.831,63. Shanghai Composite juga naik 0,8% ke 3.342,67.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 justru turun tipis 0,14% dan ditutup di 36.779,66. Namun, indeks Topix naik 0,31% ke 2.696,16.
Pasar saham Korea Selatan ikut menguat. Indeks Kospi naik 0,55% menjadi 2.573,8, sementara Kosdaq melemah 0,13% ke 722,81.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%