Bursa Saham Wall Street Berakhir Menguat
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir menguat pada penutupan perdagangan Rabu(15/2/2023) waktu setempat. Menguatnya Bursa Saham Amerika Serikat (AS) itu dipicu data ritel terbar...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir menguat pada penutupan perdagangan Rabu(15/2/2023) waktu setempat.
Menguatnya Bursa Saham Amerika Serikat (AS) itu dipicu data ritel terbaru negara itu. Data penjualan ritel AS mencapai 3% MoM pada Januari 2023, di atas ekpektasi. Data Retail Sales AS yang meningkat menunjukan kuatnya daya beli masyarakat. Namun kekhawatiran akan kembali Hawkish-nya The Fed masih membayangi pergerakan pasar.
Saham SolarEdge dan Generac mendorong kenaikan S&P 500. Pada Nasdaq, saham Airbnb naik 13,35% setelah melaporkan kinerja di atas ekspektasi. Begitu juga dengan saham Tesla, Rivian dan Lucid yang membukukan penguatan pada Nasdaq.
Mengutip Reuters, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS ditutup melesat 38,78 poin (0,11%) menjadi 34.128,05. Demikian pula halnya dengan indeks S&P 500, melejit 11,47 poin (0,28%) menjadi 4.147,6. Indeks komposit Nasdaq menguat 110,45 poin (0,92%) menjadi 12.070,59.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pemerintah Klarifikasi Isu Kunjungan ke Italia, Prabowo Fokus Perkuat Kerja Sama...
- Kolaborasi Strategis Bersama APTISI, SURGE Wujudkan Revolusi Pendidikan Digital...
- Anak Usaha Waskita Karya (WSKT) Optimistis Sektor Properti Terus Tumbuh, Didukun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%