Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal

STOCKWATCH.ID (DENPASAR) - Penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada jadwal penerbangan di Indonesia. Sebanyak 15 penerbangan rute internasional di Bandara...

Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal
Bacakan Artikel

Meski ada pembatalan belasan jadwal, aktivitas bandara secara umum tidak terganggu. "Operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal," ujar Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports selaku pengelola bandara terus memantau situasi di Timur Tengah. Mereka berkoordinasi intensif dengan maskapai untuk memperbarui jadwal penerbangan dan menangani penumpang di terminal. Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara, serta aparat keamanan untuk menjaga kondusivitas bandara.

Pihak bandara juga sudah mengantisipasi potensi penumpukan pesawat di apron. Mereka telah mengalokasikan area parkir atau parking stand khusus. Area ini disiapkan untuk menampung lima pesawat udara dari tiga maskapai yang penerbangannya terdampak.

Gede meminta para penumpang untuk aktif mencari informasi terbaru terkait jadwal keberangkatan mereka. "Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan," tegasnya.

Sebagai bentuk pelayanan ekstra, pengelola bandara telah menyediakan meja bantuan atau help desk. Lokasi layanan ini berada di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional. Penumpang juga bisa mengakses pusat kontak melalui sambungan telepon di nomor 172 untuk mendapatkan informasi terkini.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2