Dolar Ambruk! Inflasi AS Turun, Pasar Makin Yakin The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap mayoritas mata uang utama dunia pada penutupan perdagangan Rabu (11/6/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (12/6/20...

Dolar Ambruk! Inflasi AS Turun, Pasar Makin Yakin The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga
Bacakan Artikel

Meski sempat melemah tajam, dolar AS memangkas sebagian kerugian setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan China.

Kesepakatan itu mencakup pasokan magnet dan mineral tanah jarang dari Beijing, sementara Washington akan mengizinkan mahasiswa asal China untuk menempuh pendidikan di kampus-kampus AS.

Seorang pejabat Gedung Putih menjelaskan bahwa dalam kesepakatan tersebut, AS akan mengenakan tarif 55% untuk barang impor asal China. Ini terdiri dari tarif dasar 10%, tarif 20% untuk pelanggaran perdagangan fentanyl, dan tarif 25% yang mencerminkan tarif lama. Sementara itu, China akan mengenakan tarif 10% untuk produk AS.

John Praveen, Managing Director di perusahaan investasi Paleo Leon, mengatakan bahwa perkembangan ini cukup positif. "Skenario terburuk sepertinya sudah lewat. Kedua pihak bisa menjaga muka," ujarnya.

Menurut Praveen, pasokan mineral tanah jarang dari China menjadi poin penting bagi AS. "Yang jadi pertanyaan sekarang apakah kesepakatan ini akan dijalankan. Tapi setidaknya ini jadi kabar baik untuk pasar karena ketegangan mulai mereda," katanya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: