Dolar AS Makin Perkasa, Yen dan Euro Kompak Tertekan
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Kamis (9/10/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (10/10/2025) WIB. Kenaikan ini terjadi setelah yen Jepang melemah ke l...
Schamotta menilai kondisi tersebut mencerminkan tekanan inflasi yang masih tinggi di Jepang. “Kenyataannya, rumah tangga Jepang mulai menuntut perubahan karena inflasi masih berada di level tinggi,” ujarnya.
Takaichi menegaskan bank sentral tetap berperan dalam menentukan kebijakan moneter, namun keputusan tersebut perlu sejalan dengan tujuan pemerintah.
Sementara itu, euro juga ikut melemah setelah Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengundurkan diri bersama kabinetnya pada Senin. Krisis politik tersebut menunda pembahasan anggaran penghematan yang ditunggu investor.
Kantor Presiden Emmanuel Macron menyampaikan akan menunjuk perdana menteri baru dalam 48 jam. Euro terakhir turun 0,34% ke US$1,1586 setelah sempat menyentuh US$1,1576, level terendah sejak 27 Agustus.
Indeks dolar AS naik 0,36% menjadi 99,20, tertinggi sejak awal Agustus. Kenaikan ini didorong oleh pernyataan pejabat Federal Reserve yang bernada lebih hawkish. Risalah rapat The Fed bulan September menunjukkan para pejabat menilai risiko terhadap pasar tenaga kerja meningkat, sehingga pemangkasan suku bunga layak dipertimbangkan, namun tetap berhati-hati terhadap inflasi.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%