Dolar AS Melemah Pasca Penunjukan Menteri Keuangan Baru, Euro Menguat!

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Dolar AS turun tajam pada penutupan perdagangan hari Senin (25/11/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (26/11/2024) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Scott Bessent ditun...

Dolar AS Melemah Pasca Penunjukan Menteri Keuangan Baru, Euro Menguat!
Bacakan Artikel

Perdagangan di pasar keuangan terlihat sepi menjelang liburan Thanksgiving di AS pada Kamis. Banyak pelaku pasar yang mengambil cuti pada hari Jumat. Hanya ada satu data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini, yaitu revisi kedua terhadap GDP AS kuartal ketiga dan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk bulan Oktober yang akan diumumkan pada Rabu.

Dolar AS telah menguat selama delapan pekan berturut-turut. Indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli. Hal ini disebabkan ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan mendorong inflasi dan memperkuat dolar lebih lanjut.

Geoff Yu, senior macro strategist di BNY, mengatakan, “Harga aset AS telah bergerak cukup agresif ke satu arah dalam tiga pekan terakhir. Pasar mungkin perlu sedikit jeda dalam posisi dolar mereka.”

Sementara itu, zona euro mengalami penurunan tajam setelah data survei manufaktur Eropa menunjukkan kelemahan yang cukup signifikan. Berbeda dengan itu, survei dari AS menunjukkan hasil yang mengejutkan positif, sehingga imbal hasil obligasi Eropa turun drastis. Hal ini memperlebar selisih dengan imbal hasil Treasury AS, yang menguntungkan dolar.

Proyeksi pasar kini mengarah pada penurunan suku bunga yang lebih agresif dari Bank Sentral Eropa (ECB). Peluang penurunan suku bunga setengah poin pada bulan Desember diperkirakan mencapai 40%. Di sisi lain, peluang penurunan suku bunga seperempat poin dari Federal Reserve (Fed) pada bulan Desember turun menjadi 51%, dari 75% sebulan yang lalu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: