Dolar AS Melesat, Tapi Gagal Pertahankan Kenaikan Usai Data Ekonomi Melemah

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS menguat terhadap berbagai mata uang utama pada akhir perdagangan Jumat (21/2/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (22/2/2025) WIB. Investor melakukan konsolidasi...

Dolar AS Melesat, Tapi Gagal Pertahankan Kenaikan Usai Data Ekonomi Melemah
Bacakan Artikel

Poundsterling turun 0,3% ke US$1,2631, meski sempat menguat setelah data penjualan ritel Inggris lebih baik dari perkiraan. Namun, laporan lain menunjukkan bahwa dunia usaha Inggris masih melakukan pemangkasan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed tetap terjaga. Peluang pemotongan suku bunga diperkirakan terjadi pada pertemuan September atau Oktober.

Di sisi lain, kebijakan perdagangan Trump kembali menjadi sorotan setelah ia mengumumkan tarif baru pada kayu impor dan membuka kemungkinan kesepakatan dagang baru dengan China. Beberapa analis menilai bahwa kebijakan tarif ini bisa memperburuk ketidakpastian di pasar mata uang global.

Dolar AS masih berjuang menemukan momentum di tengah tekanan data ekonomi yang mengecewakan. Sepanjang Februari, indeks dolar telah turun 1,7%, menuju penurunan bulanan terbesar sejak Agustus tahun lalu.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2