Dolar AS Turun Setelah Lima Hari Naik! Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Dolar AS mengalami penurunan signifikan pada hari Jumat (18/10/2024) waktu setempat atau Sabtu (19/10/2024) WIB setelah lima hari berturut-turut menguat. Penurunan ini dip...

Dolar AS Turun Setelah Lima Hari Naik! Ada Apa?
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Dolar AS mengalami penurunan signifikan pada hari Jumat (18/10/2024) waktu setempat atau Sabtu (19/10/2024) WIB setelah lima hari berturut-turut menguat. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya selera risiko di pasar, terutama usai Tiongkok mengumumkan langkah-langkah stimulus baru yang memberikan dampak positif pada pasar saham global.

Mengutip CNBC International, investor menyambut baik inisiatif pemerintah Tiongkok yang meluncurkan dua skema pendanaan untuk mendukung pasar saham. Saham-saham Tiongkok pun meroket, yang turut mengangkat bursa saham lainnya, termasuk S&P 500 dan Nasdaq. Hal ini menunjukkan adanya harapan di pasar, membuat banyak investor beralih ke aset berisiko.

Meski dolar AS melemah, indeks dolar tetap berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, dengan kenaikan 0,6% minggu ini. Sejak awal bulan, dolar telah meningkat sekitar 2,7%, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 2023.

Indeks dolar tercatat turun 0,3% menjadi 103,49, penurunan harian terbesar sejak akhir September. Erik Bregar, Direktur Manajemen Risiko FX dan Logam Mulia di Silver Gold Bull di Toronto, menjelaskan, “Penurunan dolar hari ini lebih dipengaruhi oleh faktor Tiongkok. Tindakan pemerintah Tiongkok untuk mendukung pasar saham meningkatkan sentimen risiko dan menekan nilai tukar dolar/yuan.”

Namun, Bregar memperingatkan bahwa pergerakan harga dolar AS ini mungkin hanya bersifat sementara. Dolar didorong oleh ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang beralih menuju pelonggaran lebih moderat setelah data ekonomi AS menunjukkan hasil yang cukup baik. 

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: