Dolar Melemah, Pasar Masih Wait and See soal Ketidakpastian Tarif

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Senin (5/5/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (6/5/2025) WIB. Pasar terl...

Dolar Melemah, Pasar Masih Wait and See soal Ketidakpastian Tarif
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Senin (5/5/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (6/5/2025) WIB. Pasar terlihat gelisah menimbang ketidakpastian kebijakan tarif yang kembali ditegaskan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Mengutip CNBC International, greenback, julukan dolar AS, turun tajam terhadap yen Jepang dan euro. Bahkan, terhadap dolar Taiwan, dolar AS jatuh ke rekor terendah di level 28,8150. Pelemahan ini terjadi di tengah spekulasi bahwa Taiwan membiarkan mata uangnya menguat sebagai bagian dari kesepakatan dagang dengan AS, atau setidaknya tak berniat melakukan intervensi.

Dolar Australia juga ikut menguat terhadap dolar AS. Nilainya sempat menyentuh US$0,64935, tertinggi sejak Desember tahun lalu.

Marc Chandler, Kepala Strategi Pasar di Bannockburn Global Forex, menyebut pelemahan dolar AS sebagian disebabkan aksi jual investor di Asia. "Dolar dijual di Asia sebagian karena kekhawatiran akan adanya tarif semikonduktor oleh AS yang bisa diumumkan secepatnya hari Rabu," ujarnya.

Chandler juga mengatakan ada pembicaraan bahwa AS bisa menekan apresiasi mata uang di Asia Timur dalam negosiasi dagang bilateral.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: