Dukung Transformasi ke Segmen Konsumer, BBNI Suntik Modal BNI Multifinance Rp400 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan, pihaknya telah melakukan penambahan modal disetor PT BNI Multifinance (BNI MF) sebesar Rp400 miliar jadi Rp698,413 mi...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan, pihaknya telah melakukan penambahan modal disetor PT BNI Multifinance (BNI MF) sebesar Rp400 miliar jadi Rp698,413 miliar dari Rp298,413 miliar, Selasa (12/12).
Okki Rushartomo, Sekretaris Perusahaan BBNI, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/12) mengemukakan, transaksi tersebut bertujuan untuk memperkuat permodalan BNI Multifinance (BNI MF).
“Penambahan modal juga untuk mendukung transformasi yang tengah dilakukan oleh BNI Multifinance untuk berfokus pada segmen konsumer,” kata Okki.
Okki menjelaskan, penambahan modal BNI Multifinance akan berdampak positif terhadap kinerja konsolidasi yang diperoleh dari peningkatan bisnis anak usaha tersebut dan melengkapi layanan dari Grup Perseroan. Aksi korporasi ini, lanjutnya, telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Okki mengingatkan, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang cukup dilaporkan saja ke OJK. Bank Negara Indonesia (BBNI) merupakan pemegang saham utama dan pengendali langsung atas BNI Multifinance.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%