Emas Dunia Melemah di Tengah Ancaman Inflasi dan Kenaikan Suku Bunga AS

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (22/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (24/5/2026) WIB. Logam mulia ini mencatatkan kerugian mingguan kedua secara...

Emas Dunia Melemah di Tengah Ancaman Inflasi dan Kenaikan Suku Bunga AS
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (CHICAGO)Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (22/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (24/5/2026) WIB. Logam mulia ini mencatatkan kerugian mingguan kedua secara berturut-turut. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan harga minyak menjadi penekan utama.

Mengutip CNBC International, harga emas spot merosot 0,9% menjadi USD 4.502,59 per ons troi. Sepanjang pekan ini, harga emas spot sudah terkoreksi sebesar 0,8%. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 0,9% ke posisi USD 4.502,70 per ons troi.

Indeks dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Di saat yang sama, imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS tenor 10-tahun tetap mendekati level tertinggi dalam satu tahun.

Rhona O’Connell, analis dari StoneX, memberikan analisanya mengenai situasi pasar saat ini. Ia menyoroti kekhawatiran investor terhadap gangguan rantai pasokan global.

“Peserta pasar sedikit seperti kelinci di lampu depan, terpaku pada Hormuz dan, secara asosiasi, rantai pasokan yang terganggu di seluruh papan, yang pada gilirannya menyebabkan ketakutan inflasi dan kekhawatiran tentang potensi kenaikan suku bunga,” ujar Rhona O’Connell.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: