Ericsson Melejit 10%, Bursa Saham Eropa Justru Parkir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (23/1/2026) waktu setempat. Para investor tengah mencerna berbagai peristiwa di Davos. Salah satunya pidato taja...

Ericsson Melejit 10%, Bursa Saham Eropa Justru Parkir di Zona Merah
Bacakan Artikel

Investor juga menyoroti pembentukan "Board of Peace" oleh Trump. Lembaga ini awalnya dirancang untuk mengawasi pembangunan kembali Gaza. Namun, Trump memproyeksikan lembaga ini bisa menyaingi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan sekutu AS.

Ketegangan di Timur Tengah ikut memanas. Trump menyatakan AS telah mengirim armada kapal menuju Iran. Hal ini merespons tindakan keras pemerintah setempat terhadap demonstran.

"Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah sana, untuk berjaga-jaga ... Saya lebih suka tidak melihat apa pun terjadi, tetapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat," ujar Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One.

Kabar ini mendorong harga minyak mentah Brent naik 2,9% pada Jumat. Saham sektor minyak dan gas di Eropa ikut terdongkrak 1,3%. Co-CEO JP Morgan EMEA, Conor Hillery menilai situasi ini sangat menguntungkan dunia usaha. "Sangat baik untuk bisnis," ucapnya.

Di sisi korporasi, saham Ericsson melonjak 10,5% di bursa Stockholm. Raksasa telekomunikasi Swedia ini melaporkan laba inti yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan juga merencanakan aksi pembelian kembali saham senilai 15 miliar krona Swedia atau setara 1,7 miliar USD.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: