FWCT Tarik Pinjaman dari Indonesia Eximbank Rp100 Miliar Buat Modal Kerja
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) dan Indonesia Eximbank telah menandatangani perjanjian kredit pembiayaan modal kerja ekspor senilai Rp100 miliar pada 17 Oktober 2024. Demi...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) dan Indonesia Eximbank telah menandatangani perjanjian kredit pembiayaan modal kerja ekspor senilai Rp100 miliar pada 17 Oktober 2024. Demikian dikemukakan oleh Budi Tjahjadi, Direktur Utama FWCT dalam keterangan, Jumat (18/10/2024).
Menurut Budi, fasilitas kredit ini memiliki tingkat bunga 5,31% per tahun dengan tenor satu tahun. Tingkat bunga ini sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di kreditur. “Seluruh dana pinjaman ini akan digunakan sebagai pembiayaan modal kerja, khusus untuk pembelian bahan baku,” katanya.
Budi mengatakan, pinjaman ini menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan Perseroan yakni kewajiban pembayaran utang. Namun, pinjaman ini memiliki tingkat bunga relatif rendah sehingga membantu mengurangi beban biaya FWCT.
Hingga semester I 2024, jelas Budi, FWCT membukukan penjualan sebesar Rp509,58 miliar, tumbuh 38,06% dari Rp369,08 miliar semester I 2023. Dari pendapatan di atas, emiten beraset Rp605,69 miliar per Juni 2024 itu mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp16,71 miliar pada semester I 2024. Di periode sama 2023, Perseroan merugi Rp29,64 miliar.
Budi menjelaskan, total liabilitas FWCT per Juni 2024 sebesar Rp317,72 miliar, naik 12,33% dari Rp282,82 miliar per Desember 2023. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp148,52 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp169,19 miliar. Jumlah ekuitas FWCT per Juni 2024 sebesar Rp287,97 miliar. (konrad)
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%