Laba Astra International Menyusut Jadi Rp24,5 Triliun pada Kuartal III 2025, Ternyata Ini Penyebabnya!.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih sebelum memperhitungkan penyesuaian nilai wajar atas investasi di GoTo dan Hermina sekitar Rp24,7 triliun pada kuartal...

Laba Astra International Menyusut Jadi Rp24,5 Triliun pada Kuartal III 2025, Ternyata Ini Penyebabnya!.
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih sebelum memperhitungkan penyesuaian nilai wajar atas investasi di GoTo dan Hermina sekitar Rp24,7 triliun pada kuartal III 2025. Angka ini menyusut 5,8% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp26,2 triliun.

Setelah penyesuaian nilai wajar atas investasi di kedua entitas tersebut, laba bersih konsolidasian ASII yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp24,5 triliun. Capaian ini turun 5,4% ketimbang periode yang sama tahun 2024 sekitar Rp25,9 triliun.

Dari sisi per saham, laba bersih tanpa penyesuaian nilai wajar turun 6% menjadi Rp609 dari sebelumnya Rp647. Adapun laba bersih per saham dengan penyesuaian menurun 5% menjadi Rp605 dibandingkan Rp639.

Jika dilihat per divisi, bisnis otomotif dan mobilitas masih menjadi kontributor utama dengan laba bersih Rp8,82 triliun, naik tipis 1% dari Rp8,74 triliun pada tahun 2024. Segmen jasa keuangan juga mencatatkan kenaikan 8% menjadi Rp6,73 triliun dibanding Rp6,23 triliun pada tahun lalu.

Namun, divisi alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi mengalami penurunan signifikan sebesar 26%, dari Rp9,57 triliun menjadi Rp7,04 triliun. Sementara itu, sektor agribisnis justru mencatat kenaikan laba cukup tinggi sebesar 34% menjadi Rp853 miliar dari Rp638 miliar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: