Harga Emas Turun di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Data Ketenagakerjaan

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis (6/3/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/3/2025) WIB, setelah mencatat kenaikan dalam tiga sesi berturut-tur...

Harga Emas Turun di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Data Ketenagakerjaan
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis (6/3/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/3/2025) WIB, setelah mencatat kenaikan dalam tiga sesi berturut-turut. Penurunan ini terjadi karena kenaikan imbal hasil obligasi AS dan aksi ambil untung dari investor. Pasar kini menanti data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat untuk mencari petunjuk terkait kebijakan moneter Federal Reserve.

Mengutip CNBC International, kontrak emas di pasar spot turun 0,1% ke US$2.915,83 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup hampir tak berubah di US$2.926,6 per ons.

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mengatakan tekanan jual ringan muncul akibat aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya. "Fundamental emas masih bullish, tetapi kenaikan imbal hasil obligasi AS memberikan tekanan kecil pada pasar," ujarnya.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu minggu. Hal ini membuat emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi kurang menarik bagi investor.

Meski turun tipis, harga emas masih menguat lebih dari 10% sepanjang tahun ini akibat ketidakpastian geopolitik. Pada 24 Februari lalu, harga emas bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$2.956,15 per ons.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2