Harga Emas Turun di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Data Ketenagakerjaan

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis (6/3/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/3/2025) WIB, setelah mencatat kenaikan dalam tiga sesi berturut-tur...

Harga Emas Turun di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Data Ketenagakerjaan
Bacakan Artikel

Di sisi lain, kebijakan tarif AS turut mempengaruhi sentimen pasar. Pemerintahan AS menerapkan tarif 25% terhadap impor dari Meksiko dan Kanada pada Selasa, serta tarif tambahan untuk barang-barang China. Namun, pada Rabu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa tarif untuk produsen mobil Kanada dan Meksiko akan ditangguhkan selama satu bulan, asalkan mereka mematuhi perjanjian perdagangan yang berlaku.

Seluruh perhatian kini tertuju pada data non-farm payrolls AS yang akan dirilis Jumat. Para ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan akan ada penambahan 160.000 pekerjaan pada Februari.

The Fed masih mempertahankan suku bunga stabil tahun ini setelah melakukan tiga kali pemangkasan pada tahun lalu. Namun, pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga akan kembali dilakukan pada Juni mendatang.

"Masih ada potensi pemangkasan suku bunga lebih banyak dari yang diperkirakan, mengingat adanya kelemahan data ekonomi. Ini menambah ketidakpastian di pasar," kata Fawad Razaqzada, analis di City Index dan FOREX.com. "Meski ada berbagai sinyal yang bertentangan, harga emas tetap bertahan di dekat level tertinggi baru-baru ini dan masih berpotensi mencapai US$3.000 dalam waktu dekat."

Sementara itu, harga perak di pasar spot naik 0,2% ke US$32,70 per ons. Palladium menguat 0,4% ke US$946,58 per ons, dan platinum stabil di US$965,76 per ons.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2