Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 1,5% Usai Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ€“ Harga minyak dunia melemah lebih dari 1,5% pada perdagangan Kamis (9/10/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (10/10/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Israel dan Hamas...

Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 1,5% Usai Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata
Bacakan Artikel

Kepala Ekonom Rystad Energy Claudio Galimberti menilai, kesepakatan damai ini menjadi titik penting dalam sejarah modern Timur Tengah dan bisa berdampak luas bagi pasar minyak. โ€œPerjanjian perdamaian ini adalah terobosan besar. Dampaknya terhadap pasar minyak bisa sangat luas, mulai dari menurunnya serangan Houthi di Laut Merah hingga meningkatnya peluang kesepakatan nuklir dengan Iran,โ€ jelas Galimberti.

Sebelumnya, harga minyak sempat menguat sekitar 1% pada Rabu setelah investor menilai mandeknya kemajuan perundingan damai Ukraina sebagai tanda sanksi terhadap Rusia, eksportir minyak terbesar kedua di dunia, masih akan berlangsung lama.

Namun kini pasar berbalik arah setelah prospek perdamaian di Gaza memberikan harapan stabilitas geopolitik. Di sisi lain, kebijakan OPEC+ yang baru diumumkan pada akhir pekan lalu juga turut mempengaruhi pergerakan harga. OPEC+ sepakat menaikkan produksi minyak pada November, meski lebih kecil dari ekspektasi pasar, sehingga sedikit meredakan kekhawatiran kelebihan pasokan.

Sementara itu, kondisi politik di Amerika Serikat turut memberi tekanan pada harga minyak. RUU Partai Republik untuk mendanai pemerintahan AS dan mengakhiri penutupan (shutdown) gagal memperoleh cukup suara di Senat. Penutupan yang berkepanjangan dikhawatirkan bisa memperlambat ekonomi AS dan menekan permintaan minyak.

Dari sisi kebijakan moneter, Gubernur Federal Reserve Michael Barr menyampaikan pandangan agar bank sentral AS berhati-hati dalam melanjutkan pemangkasan suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan permintaan energi karena mendorong aktivitas ekonomi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: