Indofarma (INAF) Masih Rugi Rp43,55 Miliar di Semester I 2025, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang farmasi, PT  Indofarma Tbk (INAF) masih merugi Rp43,85 miliar pada semester I 2025, turun 57,27% dari rugi Rp101,93  miliar pada...

Indofarma (INAF) Masih Rugi Rp43,55 Miliar di Semester I 2025, Ini Penyebabnya
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang farmasi, PT  Indofarma Tbk (INAF) masih merugi Rp43,85 miliar pada semester I 2025, turun 57,27% dari rugi Rp101,93  miliar pada periode sama 2024.

Kerugian INAF, menurut laporan keuangan per Juni 2025 yang diumumkan Kamis, 31 Juli 2025, disebabkan, oleh penjualan bersih yang merosot 38,9% menjadi Rp62,03 pada semester I 2025, dari R109,72p miliar pada semester I 2024.

Penurunan penjualan diikuti berkurangnya beban pokok penjualan (INAF sebesar 28,96% jadi Rp76,98 miliar, dari Rp108,38 miliar pada semester I 20241. Namun, BUMN farmasi ini menderita rugi kotor Rp9,96 miliar pada semester I 2025. Di periode yang sama tahun 2024, INAF masih laba kotor Rp1,33 miliar.

Di sisi lain, beban usaha yang meliputi beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban lainnya, masing-masing 80,37%, 45,13%, dan 58,72% pada semester I 2025.

Meski demikian, Perusahaan farmasi dengan aset Rp559,64 miliar per Juni 2025 itu mengalami rugi usaha Rp42,75 miliar pada semester I 2025, turun 45,77% dari Rp78,85 miliar pada semester I 2024.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2