Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market FTSE Russell, OJK Tuntaskan Empat Reformasi Transparansi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif hasil asesmen FTSE Russell terbaru. Indonesia bertahan di kategori Secondary Emerging Market. Posisi ini sejajar dengan beberap...

Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market FTSE Russell, OJK Tuntaskan Empat Reformasi Transparansi
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif hasil asesmen FTSE Russell terbaru. Indonesia bertahan di kategori Secondary Emerging Market. Posisi ini sejajar dengan beberapa negara utama seperti Tiongkok dan India.

Hasil penilaian tersebut diumumkan pada 7 April 2026. Indonesia juga dipastikan tidak masuk dalam daftar pantauan atau Watch List. Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor global terhadap pasar modal tanah air.

Agus Firmansyah, Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, memberikan penjelasannya. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil dari berbagai langkah reformasi yang sedang berjalan.

โ€œPenilaian FTSE Russell tersebut mencerminkan inisiatif-inisiatif melalui implementasi delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia menunjukkan progres yang positif dan kredibel di mata global index provider,โ€ ujar Agus dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) telah menuntaskan empat proposal penguatan transparansi pasar. Seluruh poin tersebut sebelumnya telah dikomunikasikan kepada penyedia indeks global.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: