Inflasi AS Melandai dan Rencana Pasokan OPEC+ Bayangi Pasar, Harga Minyak Dunia Bergerak Stabil
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ Harga minyak dunia bergerak stabil pada akhir perdagangan Jumat (13/2/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/2/2026) WIB. Kondisi ini terjadi setelah data menunjukkan perla...
Sinyal perdamaian juga muncul dari konflik Rusia dan Ukraina. Rusia menyatakan putaran pembicaraan damai berikutnya akan berlangsung pekan depan. Dennis Kissler menilai negosiasi dengan Iran dan Rusia akan menjadi penggerak pasar dalam jangka pendek.
Menurut Kissler, pasokan minyak mentah global saat ini masih mencukupi. Ia menambahkan harga minyak saat ini masih mengandung premi geopolitik sekitar 5 USD hingga 7 USD per barel.
Di sisi lain, AS mulai melonggarkan sanksi terhadap sektor energi Venezuela. Pemerintah AS mengeluarkan dua lisensi umum yang mengizinkan perusahaan energi global mengoperasikan proyek minyak dan gas di negara tersebut.
Pelonggaran ini juga membuka pintu bagi perusahaan lain untuk menegosiasikan kontrak investasi baru. Langkah ini diprediksi akan menambah pasokan minyak mentah di pasar internasional dalam beberapa bulan ke depan.
Sekretaris Energi AS, Chris Wright, mengungkapkan nilai penjualan minyak dari negara anggota OPEC tersebut. Dana tersebut dihasilkan dari proyek-proyek yang dikendalikan oleh otoritas AS.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%