Kinerja Belum Pulih, Link Net Masih Rugi Rp436,92 Miliar di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Link Net Tbk (LINK) belum pulih hingga kuartal I 2026. Emiten jasa telekomunikasi ini masih merugi Rp436,92 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 23,73% d...

Kinerja Belum Pulih, Link Net Masih Rugi Rp436,92 Miliar di Kuartal I 2026
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Link Net Tbk (LINK) belum pulih hingga kuartal I 2026. Emiten jasa telekomunikasi ini masih merugi Rp436,92 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 23,73% dari Rp354,94 miliar kuartal I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2026 yang disampaikan ke BEI, Selasa  19 Mei  2026, pendapatan bersih  LINK turun 18,37% menjadi Rp661,35 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp810,27 miliar pada periode sama tahun 2025.

Pendapatan LINK dari sewa jaringan turun 7,11% menjadi Rp278,31 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp299,61 miliar pada kuartal I 2025. Adapun penyewaan TV Kabel  anjlok 26,68% jadi Rp198,24 miliar, dari Rp266,77 miliar di kuartal I 2025. Adapun internet broadband turun 20,39% jadi Rp150,14 miliar di kuartal I 2026.

Seiring pendapatan, beban penyusutan, penurunan nilai dan amortisasi LINK naik sebesar 8,26% menjadi Rp450,87 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp416,84 miliar kuartal I 2025. Beban umum dan administrasi meningkat 15,88% menjadi Rp106,18 miliar dari Rp91,62 miliar. Adapun beban keuangan LINK turun 15,57%, dari Rp139,74 miliar jadi Rp117,97 miliar.

Emiten  di bidang jasa telekomunikasi dan infrastruktur digital tersebut  menderita rugi sebelum pajak  sebesar Rp442,51 miliar pada kuartal I 2026, meningkat sebesar 23,19% dari Rp359,19 miliar pada kuartal I 2025.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2