Kinerja Solid, Bumi Serpong Damai Raih Pendapatan Rp7,31 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat kinerja keuangan solid pada Januari-September 2023. BSDE membukukan pendapatan Rp7,31 triliun pada kuartal III 2023. Kontributor terbes...

Kinerja Solid, Bumi Serpong Damai Raih Pendapatan Rp7,31 Triliun
Bacakan Artikel

Perjalanan panjang BSD City, papar Hermawan, bermula dari tahun 1984. Pada saat itu, founders mendirikan Bumi Serpong Damai. Pada 1989 mulai membangun BSD City tahap I seluas 1.500 hektare hektar. Visi para founders itu, menyulap kawasan BSD City sebagai pusat ekonomi baru daerah sub-urban Jakarta. Pada 2007 pembangunan tahap I telah diselesaikan sebagian besar, dan tahap membuka pengembangan tahap II dengan area pengembangan seluas 2.000 ha.

Kini,lanjut Hermawan, tahap II hampir rampung dan BSDE mulai masuk pengembangan tahap III seluas 2.450 hektar. Saat ini, BSDE selain dikenal sebagai pemilik dan pengembang Kota Mandiri terbesar Indonesia juga sebagai salah satu emiten properti dengan nilai kapitalisasi terbesar Indonesia yakni Rp21,28 triliun per 31 Oktober 2023. Setelah melalui restrukturisasi pada 2010, Bumi Serpong induk bagi beberapa anak perusahaan properti milik Sinar Mas Land seperti Duta Pertiwi (DUTI), Sinar Mas Wisesa, Sinar Mas Teladan, dan lain-lain, masing-masing mengelola proyek properti bernilai tinggi berbagai kota besar Indonesia.

Saat ini, demikian Hermawan, BSDE memiliki diversifikasi proyek solid, dan beragam. Diversifikasi portofolio proyek tersebar pada sembilan kota besar Indonesia. Yaitu, Jabodetabek, Palembang, Medan, Balikpapan, Samarinda, Manado, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Setiap proyek didukung konektivitas unggul terhubung dengan jalan raya utama, dan pusat transportasi publik, sehingga sangat diminati masyarakat. Terbaru, pada 2022, BSD CITY terhubung langsung dengan Tol Serpong-Balaraja meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas di kawasan tersebut.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: