Kinerja Solid, Pendapatan dan Laba Dharma Satya (DSNG) Kompak Tumbuh di 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membukukan kinerja keuangan solid di tengah dinamika industri global. DSNG mencatat laba bersih sebesar Rp1,8 triliun, meningkat 60,2% se...
Sementara itu, papar Andrianto, segmen energi terbarukan (renewable energy/RE) juga menunjukkan peningkatan kontribusi dengan pendapatan sebesar Rp226 miliar, naik dari Rp182,8 miliar pada tahun sebelumnya.
Beroperasinya secara penuh pabrik pelet kayu di Boyolali menjadi salah satu pendorong pertumbuhan segmen ini yang diharapkan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan energi berbasis rendah karbon.
Kinerja Perseroan tahun 2025 turut ditopang penerapan tata kelola perusahaan yang mengedepankan prinsip kehati-hatian serta sinergi antar unit usaha. Hingga akhir tahun, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp17,6 triliun, meningkat 1,2% YoY. Liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp 6 triliun, turun seiring berkurangnya utang bank, sehingga ekuitas meningkat menjadi Rp11,6 triliun.
“Ke depan, Perseroan akan terus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui pengelolaan operasional yang disiplin, peningkatan produktivitas, serta penguatan diversifikasi bisnis guna menghadapi dinamika industri yang terus berkembang,” pungkasnya. (konrad)
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%