Kominfo Siap Gandeng Perempuan Tangguh Indonesia di G20 Untuk Dukung UMKM Disabilitas Terlibat di Ekonomi Digital
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong para penyandang disabilitas yang juga merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), agar berperan dan ter...
"Ke depan bahkan kami berencana membuat Platform sendiri, selain memberikan pelatihan-pelatihan pada disabilitas agar masuk ke dunia digital secara mandiri, " tandas Myra.
Tentang Perempuan Tangguh Indonesia Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) adalah kumpulan para perempuan lintas generasi dan lintas kota di Indonesia dari berbagai latar belakang bidang usaha antara lain bidang hukum, finance, wirusaha, dll yang sejak awal pandemi di Maret 2020 tergerak untuk mendorong kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini paling termarjinalisasikan secara ekonomi -di antaranya adalah kaum perempuan dan kaum difabel. Kumpulan ini kemudian disahkan pada 5 Oktober 2020 dalam bentuk yayasan dengan nama Yayasan Perempuan Tangguh Mandiri Indonesia.
Dengan semangat "Memberi Kail, Bukan Memberi Ikan", Perempuan Tangguh Indonesia terus bergerak memperkaya kemampuan soft skill para perempuan dan difabel yang membutuhkan melalui 3 fokus gerakan PTI yaitu bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan sosial.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pemerintah Klarifikasi Isu Kunjungan ke Italia, Prabowo Fokus Perkuat Kerja Sama...
- Kolaborasi Strategis Bersama APTISI, SURGE Wujudkan Revolusi Pendidikan Digital...
- Anak Usaha Waskita Karya (WSKT) Optimistis Sektor Properti Terus Tumbuh, Didukun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%