Laba Aneka Tambang Tumbuh 8% Jadi Rp2,63 Triliun per September 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), BUMN holding industri pertambangan mencatat laba periode berjalan sebesar Rp2,85 triliun per September 2023. Angka ini tumbuh 8% jika dibandingka...
"Capaian ini sejalan dengan strategi ANTM dalam mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri pada komoditas utama, yaitu produk-produk emas, bijih nikel dan bauksit," katanya.
Nico menjelaskan, produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTM per September 2023, dengan proporsi 62% terhadap total penjualan, atau sebesar Rp19,29 triliun.
Adapun total volume produksi logam emas dari tambang Perusahaan sebesar 908 kg (29.193 troy oz.), dengan penjualan logam emas per September 2023 mencapai 19.460 kg (625.654 troy oz.).
Kontribusi penjualan Segmen Nikel (produk feronikel dan bijih nikel) per September 2023 tercatat sebesar 33% dari total penjualan ANTM dengan nilai penjualan mencapai Rp10,10 triliun, tumbuh 19% dari capaian periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp8,48 triliun. Volume produksi feronikel ANTM mencapai 15.787 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan capaian volume penjualan produk feronikel mencapai 14.132 Tni per September 2023.
Pada produk bijih nikel, ANTM mencatatkan volume produksi bijih nikel konsolidasian sebesar 10,67 juta wet metric ton (wmt), meningkat 72% dibandingkan capaian per September 2022 sebesar 6,22 juta wmt. Pertumbuhan tingkat produksi bijih nikel seiring dengan peningkatan permintaan dalam negeri.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%