Lighthouse IPO Melesat, BEI Masih Tunggu BUMN Ramaikan Bursa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan hingga saat ini belum ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun anak usahanya yang masuk dalam pipeline penawaran umum perdana saham at...

Lighthouse IPO Melesat, BEI Masih Tunggu BUMN Ramaikan Bursa
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan hingga saat ini belum ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun anak usahanya yang masuk dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offeringย  (IPO).

Padahal, BEI sangat mengharapkan lebih banyak perusahaan pelat merah dan keturunanya yang melantai di bursa. Pasalnya, semakin banyak suplai IPO dari BUMN Group diyakini mampu membantu meningkatkan kapitalisasi pasar modal agar bisa sebanding dengan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, pernah mengatakan bahwa pasar modal akan tumbuh lebih kuat jika perusahaan dengan kapitalisasi besar ikut tercatat di bursa. โ€œDari sisi suplai tentu saja kita berharap makin banyak perusahaan-perusahaan dengan market kapitalisasi yang besar listing di bursa,โ€ ujar Iman usai RUPS BEI di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Iman menyoroti belum adanya BUMN maupun anak usahanya yang IPO dalam dua tahun terakhir. โ€œKita mesti lihat dua tahun terakhir ini tidak ada BUMN maupun anak perusahaan BUMN yang listing di bursa. Jadi kita masih lihat banyak potensi atas perusahaan-perusahaan BUMN untuk listing di Bursa Efek,โ€ lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan saat ini terdapat sekitar 13 perusahaan dalam pipeline IPO. Dari jumlah itu, tiga di antaranya merupakan calon emiten yang masuk dalam kategori lighthouse IPO. Ketiganya berasal dari sektor keuangan, infrastruktur, dan pertambangan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: