Mandiri Tunas Finance Hentikan Penerbitan Obligasi Senilai Rp404,96 Miliar, Ini Alasannya?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mengumumkan, Perseroan telah menghentikan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) VI Obligasi Tahun 2023 dengan target dana sebesar Rp5 tr...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mengumumkan, Perseroan telah menghentikan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) VI Obligasi Tahun 2023 dengan target dana sebesar Rp5 triliun.
Eryawan Nurhariadi, Direktur MTF dalam keterangan, Rabu (12/2/2025) mengatakan, Perseroan sebelumnya sudah melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan VI dalam empat tahap selama 2023-2024 senilai Rp4,595 triliun.“Sisa target dana yang belum dihimpun Perseroan pada PUB VI sebesar Rp404,96 miliar,” tulis Eryawan dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Eryawan, penghentian PUB VI Obligasi MTF dilakukan dengan pertimbangan aspek ekonomis. Selain itu, Perseroan berencana menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) baru di tahun 2025.
Sekedar informasi, Perseroan pada 12 Juli 2023 MTF menerbitkan obligasi berkelanjutan VI MTF Tahap I tahun 2023 senilai Rp691,75 miliar. Selanjutnya, MTF melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan VI tahap II tahun 2023 senilai Rp1,131 triliun pada 29 September 2023.
Adapun penawaran umum obligasi berkelanjutan VI tahap III tahun 2024 senilai Rp1,163 triliun diterbitkan Perseroan pada 29 Mei 2024. Sedangkan penawaran umum obligasi berkelanjutan MTF VI tahap IV tahun 2024 senilai Rp1,609 triliun dilakukan oleh Perseroan pada 20 November 2024. (konrad)
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...