OJK: Kredit Tumbuh 9,16%, DPK Naik 4,75% pada Maret 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan, kinerja intermediasi perbankan stabil dengan profil risiko yang terjaga. Hal ini terungkap dalam keterangan resmi OJK di Jakarta, J...

OJK: Kredit Tumbuh 9,16%, DPK Naik 4,75% pada Maret 2025
Bacakan Artikel

Di tengah perkembangan dinamika perekonomian global yang sangat cepat, pertumbuhan kredit masih dalam rentang target yang ditetapkan yaitu pada kisaran 9%-11%.

Berdasarkan pembahasan rencana bisnis dengan industri perbankan, secara umum tidak terdapat penyesuaian yang signifikan pada target pertumbuhan kredit di 2025. OJK akan terus berkoordinasi dengan industri perbankan, apabila terdapat faktor-faktor yang mengakibatkan perlunya dilakukan penyesuaian.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh sebesar 4,75% yoy (Februari 2025: 5,75% yoy) menjadi Rp9.010 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 4,01%, 7,74%, dan 4,75% yoy.

Adapun likuiditas industri perbankan pada Maret 2025 tetap memadai. Ini tergambar pada rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing 116,05% (Februari 2025: 116,76%) dan 26,22% (Februari 2025: 26,35%), masih di atas threshold masing-masing 50% dan 10%. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 204,77%.

Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,17% (Februari 2025: 2,22%) dan NPL net 0,80% (Februari 2025: 0,81%). Loan at Risk (LaR) juga relatif stabil, tercatat 9,86% (Februari 2025: 9,77%).

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: