OJK: Masih Ada 13 Penawaran Umum Dalam Pipeline, Nilainya Rp9,8 Triliun!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar saham Indonesia menunjukkan performa yang semakin solid di tengah gejolak global. Pada kuartal II 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 6,41% secara...

OJK: Masih Ada 13 Penawaran Umum Dalam Pipeline, Nilainya Rp9,8 Triliun!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar saham Indonesia menunjukkan performa yang semakin solid di tengah gejolak global. Pada kuartal II 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 6,41% secara kuartalan dan ditutup di level 6.927,68 per 30 Juni 2025.

Nilai kapitalisasi pasar juga meningkat hingga mencapai Rp12.178 triliun. Meski demikian, secara year-to-date (ytd), IHSG masih mencatat pelemahan sebesar 2,15%.

Tekanan global masih terasa dari sisi arus modal asing. Investor nonresiden membukukan net sell sebesar Rp23,65 triliun selama kuartal II 2025. Jika dihitung sejak awal tahun, net sell mencapai Rp59,33 triliun.

Namun memasuki Juli 2025, arah pasar mulai membaik. Per 25 Juli 2025, IHSG naik ke level 7.543,50 dengan kinerja ytd berbalik menguat 6,55%. Sementara itu, pada penutupan perdagangan Senin (28/7/2025), IHSG berakhir di level 7.614,768, menguat 71,265 poin atau naik 0,94% dari penutupan Jumat (25/7/2025) di posisi 7.543,503. IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 7.669,446.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan kondisi pasar saham ini dalam siaran pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: