Pefindo Kantongi Mandat Surat Utang Rp71,35 Triliun di Awal 2026, Sektor Ini Juaranya
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat mandat penerbitan surat utang korporasi masih sangat deras pada awal tahun ini. Hingga 31 Januari 2026, lembaga pemeringkat in...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat mandat penerbitan surat utang korporasi masih sangat deras pada awal tahun ini. Hingga 31 Januari 2026, lembaga pemeringkat ini sudah mengantongi mandat sebesar Rp71,35 triliun.
Mandat tersebut berasal dari 43 perusahaan yang berencana menerbitkan surat utang sepanjang 2026. Nilai ini merupakan daftar rencana emisi yang masuk ke Pefindo namun belum melantai di bursa atau listing.
Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo, Suhindarto, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Ia menyebut sektor multifinance menjadi penyumbang rencana emisi terbesar saat ini.
Sektor multifinance memimpin dengan rencana penerbitan Rp17,65 triliun dari 7 perusahaan. Sektor industri bubur kertas dan tisu menyusul di posisi kedua dengan nilai Rp8,9 triliun dari 3 perusahaan.
Sektor perbankan juga tidak ketinggalan dengan rencana emisi Rp7,7 triliun dari 2 perusahaan. Selanjutnya, terdapat 4 perusahaan induk yang berencana menerbitkan surat utang senilai Rp6 triliun. Posisi lima besar ditutup oleh 1 perusahaan kimia dengan rencana penerbitan Rp4,5 triliun.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%