Pendapatan BUMA Internasional (DOID) Naik 8% di Kuartal II 2025, Sejalan Kenaikan Volume Penjualan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group/DOID) mencatat peningkatan pendapatan meningkat 8% menjadi USD378 juta pada kuartal II 2025. Peningkatan pendapatan i...

Pendapatan BUMA Internasional (DOID) Naik 8% di Kuartal II 2025, Sejalan Kenaikan Volume Penjualan
Bacakan Artikel

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group/DOID) mencatat peningkatan pendapatan meningkat 8% menjadi USD378 juta pada kuartal II 2025. Peningkatan pendapatan ini sejalan dengan kenaikan volume penjualan. Hal itu dikemukakan Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group.

Meski pendapatan meningkat, DOID masih mencatat rugi bersih. Di semester I 2025, rugi bersih DOID turun menjadi USD10 juta. Arus kas bebas berbalik positif sebesar USD24 juta, dibandingkan negatif USD19 juta di kuartal I 2025, sementara saldo kas tetap solid sebesar USD221 juta. Pemulihan ini ditopang oleh disiplin operasional yang lebih kuat dan efisiensi biaya.

Setelah kuartal I 2025 terdampak signifikan oleh gangguan operasional besar dan cuaca ekstrem, DOID berhasil mencatat pemulihan yang kuat di kuartal II 2025. Ini ditopang oleh peningkatan produksi, perbaikan efisiensi, serta arus kas bebas positif, meskipun tantangan akibat curah hujan masih berlanjut.

Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD50 juta pada kuartal II 2025. Ini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kuartal I 2025. Pemindahan lapisan penutup (overburden removal) naik menjadi 108 juta bcm dan produksi batu bara mencapai 20 juta ton, masing-masing tumbuh 8% secara quarter on quarter (QoQ) seiring kondisi cuaca yang membaik dan operasi yang stabil.

Gangguan signifikan pada kuartal I 2025 semakin menegaskan fokus DOID dalam memperkokoh fundamentalnya. Pada kuartal II 2025, langkah-langkah tegas yang diambil di seluruh operasional di Indonesia menghasilkan peningkatan kinerja yang terukur dan perbaikan arus kas, meskipun tantangan curah hujan masih berlanjut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: