Pendapatan BUMA Internasional (DOID) Naik 8% di Kuartal II 2025, Sejalan Kenaikan Volume Penjualan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group/DOID) mencatat peningkatan pendapatan meningkat 8% menjadi USD378 juta pada kuartal II 2025. Peningkatan pendapatan i...
EBITDA di semester I 2025 mencapai USD64 juta dengan margin 11%, dibandingkan 22% di semester I 2024. DOID mencatat rugi bersih sebesar USD80 juta, terutama disebabkan oleh EBITDA yang lebih rendah dan pencadangan piutang untuk operasional di Australia.
Dampak ini sebagian diimbangi oleh pergerakan nilai tukar yang menguntungkan, keuntungan nilai wajar dari investasi di 29Metals, beban bunga yang lebih rendah, manfaat pajak yang lebih tinggi, serta depresiasi yang lebih rendah seiring berakhirnya kontrak sewa dan penutupan lokasi tambang.
Belanja modal Grup naik 40% YoY menjadi USD111 juta, dengan USD53 juta dialokasikan untuk growth sites dan USD58 juta untuk pemeliharaan. Arus kas bebas meningkat signifikan menjadi positif USD5 juta, dibandingkan negatif USD47 juta pada semester pertama 2024.
Sejalan dengan strategi diversifikasi DOID, pendapatan dari batu bara non-termal menyumbang 30% dari total pendapatan di semester I 2025, naik lima poin persentase secara YoY. Ini menegaskan kemajuan DOID dalam mengurangi ketergantungan pada batu bara termal.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%