Pendapatan dan Laba United Tractors Turun di Triwulan I 2024, Ini Pemicunya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT United Tractors Tbk (UNTR) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp32,4 triliun pada triwulan I 2024. Angka ini turun 7% dari Rp34,9 triliun di periode yang sama tahun 2023...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT United Tractors Tbk (UNTR) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp32,4 triliun pada triwulan I 2024. Angka ini turun 7% dari Rp34,9 triliun di periode yang sama tahun 2023. Ini disebabkan oleh penurunan kinerja dari segmen Mesin Konstruksi dan Pertambangan Batu Bara.
Sara K. Loebis, Sekretaris Perseroan UNTR, mengemukakan, penurunan pendapatan, ditambah dengan biaya keuangan yang lebih tinggi dan kerugian selisih kurs menyebabkan penurunan laba bersih Perseroan sebesar 15% menjadi Rp4,5 triliun di triwulan I 2024, dari Rp5,3 triliun di triwulan I 2023.
Sara menjelaskan, Segmen Usaha Mesin Konstruksi mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar 37% menjadi 1.126 unit dibandingkan tahun lalu sebesar 1.791 unit. “Berdasarkan riset pasar internal, Komatsu memimpin pangsa pasar penjualan alat berat sebesar 29%,” kaktanya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (02/5/2024).
Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat turun 11% menjadi Rp2,6 triliun dari Rp3,0 trilliun.
Penjualan Scania turun dari dari 218 unit menjadi 87 unit dan penjualan produk UD Trucks turun dari 89 unit menjadi 32 unit. Ini disebabkan oleh penurunan permintaan terutama di sektor pertambangan. Secara keseluruhan pendapatan unit usaha Mesin Konstruksi turun 22% menjadi Rp8,3 triliun dibandingkan Rp10,6 triliun pada periode yang sama tahun 2023.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%