Pendapatan Usaha Intiland Development (DILD) Naik 174,3% pada Kuartal I 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Intiland Development Tbk (DILD) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,54 triliun pada kuartal pertama 2023. Pencapaian tersebut naik Rp981 miliar atau melonjak 174,3% di...

Pendapatan Usaha Intiland Development (DILD) Naik 174,3% pada Kuartal I 2023
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Intiland Development Tbk (DILD) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,54 triliun pada kuartal pertama 2023. Pencapaian tersebut naik Rp981 miliar atau melonjak 174,3% dibandingkan sebesar Rp562,5 miliar pada periode yang sama ย tahun 2022.

Kalcernomic Menurut Archied Noto Pradono Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, peningkatan pendapatan usaha tersebut terutama ditopang oleh adanya pengakuan penjualan dari segmenย pengembangan mixed-use & high rise, khususnya dari apartemen Fifty Seven Promenade. Selain itu,ย peningkatan tersebut juga dikontribusi dari segmen pengembangan lainnya, seperti kawasan perumahan,ย kawasan industri, dan properti investasi.

โ€œPendapatan usaha meningkat signifikan terutama karena adanya pengakuan penjualan apartemen Fiftyย Seven Promenade yang sudah proses serah terima,โ€ kata Archied.

Pendapatan dari pengembangan (development income) masih memberikan kontribusi terbesar, mencapaiย Rp1,36 triliun atau 88,3% dari keseluruhan. Jumlah tersebut melonjak 246,5^ dibanding perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp393,4 miliar. Pendapatan pengembangan diperoleh dari tiga segmen yakni mixed-use & high rise, kawasan perumahan, dan kawasan industri.

Sumber pendapatan usaha berikutnya datang dari pendapatan berkelanjutan (recurring income) yangย diperoleh dari segmen properti investasi. Sumber pandapatan usaha ini tercatat memberikan kontribusi Rp180 miliar atau sebesar 11,7% dari keseluruhan. Pendapatan dari recurring income mengalami kenaikan 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp169,1 miliar.

Archied menjelaskan ditinjau dari segmen pengembangan proyek, pendapatan dari segmen mixed-use & high rise memberikan kontribusi terbesar yakni mencapai Rp1,18 triliun, atau 76,8%. Kontribusiย tersebut meningkat sebesar 877,5% dibandingkan kuartal I tahun 2022 senilai Rp121,3 miliar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2

Whats Your Reaction

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow