Penuhi Kewajiban, BEI Buka Suspensi Perdagangan Saham Jaya Agra Wattie
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) di seluruh pasar sejak perdagangan sesi pertama, Se...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) di seluruh pasar sejak perdagangan sesi pertama, Selasa (06/8/2024).
โDengan mempertimbangkan telah terpenuhinya seluruh kewajiban penyampaian Laporan Keuangan Interim per Maret 2024 dan denda, maka Bursa Efek Indonesia (Bursa) memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan Efek PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) di seluruh pasar terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek 6 Agustus 2024,โ tulis Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI dalam pengumumannya.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham JAWA dan 56 saham emiten lainnya di seluruh pasar sejak perdagangan sesi I tanggal 30 Juli 2024. Suspensi dilakukan BEI karena JAWA dan 56 emiten lain belum menyampaikan laporan keuangan interim per Maret 2024.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...