Peringati HUT ke 165 Tahun, Sekolah Santa Ursula Jakarta Gelar Baksos Operasi Katarak

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sekolah Santa Ursula Jakarta menggelar Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak. Ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 165 tahun berdirinya sekolah tersebut. Kegiatan...

Peringati HUT ke 165 Tahun, Sekolah Santa Ursula Jakarta Gelar Baksos Operasi Katarak
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sekolah Santa Ursula Jakarta menggelar Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak. Ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 165 tahun berdirinya sekolah tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang beruntung serta anggota tenaga pendidik dan keluarga besar Sekolah Santa Ursula.

Untuk memuluskan terselenggaranya acara ini, Sekolah Santa Ursula antara lain menggandeng RS St. Carolus Salemba Jakarta yang menjadi tempat pelaksanaan rangkaian baksos. Selain itu, Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) DKI Jakarta ikut terlibat sebagai penyedia tenaga ahli pelaksana operasi.

Menurut Inge Setiawati, Ketua Panitia Baksos dan Ketua Ikatan Alumni Santa Ursula Jalan Pos Jakarta(INISANURPOSTA), sebanyak 124 orang penderita katarak dari 217 pendaftar akan menjalani operasi di RS St. Carolus Salemba Jakarta. ย "Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 165 tahun Sekolah Santa Ursula. Kami ingin memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat, terutama yang membutuhkan," ungkapnya, di Jakarta, Minggu (29/1/2024).

[caption id="attachment_16791" align="alignnone" width="703"] Sekolah Santa Ursula Jakarta menggelar Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak[/caption]

Penyakit katarak merupakan penyakit akibat kekeruhan pada lensa mata dan berpotensi mengakibatkan kebutaan. Umumnya katarak terjadi karena faktor usia. Berdasarkan website Kemenkes โ€“ Ditjen Pelayanan Kesehatan, di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 8 juta penduduk (dengan populasi masyarakat tahun 2017) yang mengalami gangguan penglihatan sedang hingga berat dan 1,6 juta penduduk mengalami kebutaan. Sebanyak >80% dari seluruh kasus kebutaan dapat dicegah. Penyebab utama kebutaan di Indonesia adalah katarak sebesar 81,2%.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: